PETI di Danau Buluh Terus Beroperasi, Warga Pertanyakan Ketegasan Polisi: Tunggu Tower SUTET Roboh?

BUNGO, JurnalJambi.com – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Danau Buluh diduga masih terus berlangsung dan mengancam kestabilan tanah di sekitar tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Warga menyebut jarak tower dengan bibir sungai yang terancam longsor diperkirakan kurang dari lima meter. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap keselamatan warga dan keberadaan infrastruktur listrik bertegangan tinggi.

Baca Juga :  Bupati Bungo Rapat Bersama Bank Indonesia Bahas Pengendalian Inflasi Daerah

Lurah Jayasetiа bersama Ketua RT dan Ketua RW disebut telah berulang kali mengimbau pelaku PETI agar menghentikan aktivitasnya. Namun, warga menilai persoalan tersebut belum mendapat penanganan tegas, meskipun dikabarkan pernah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :  Tidak Terima diberitakan, Merasa Kuat dibackup APH, Amin Bos Bakar Emas Ilegal Bentak dan Ancam Wartawan

“Apa nunggu tower roboh dan ada korban, baru ditindak? Keluhan tersebut menjadi bentuk kekecewaan warga terhadap penanganan PETI yang dinilai lamban.

Baca Juga :  Turnamen Catur HUT ke-61 Kabupaten Bungo Berjalan Sukses dan Lancar, Berikut Daftar Para Juara

Warga mendesak kepolisian dan instansi terkait segera turun ke lapangan, memeriksa dugaan aktivitas ilegal tersebut, serta mengambil langkah sesuai hukum sebelum risiko yang dikhawatirkan benar-benar terjadi.