BUNGO, JurnalJambi.com — Puluhan kepala sekolah penerima program revitalisasi (Revit), bersama konsultan perencana dan pengawas, mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bungo untuk mengikuti ekspose JAGA Revitalisasi atau pendampingan.
Menurut informasi yang di peroleh dari sumber yang dapat dipercaya, kegiatan tersebut di ikuti oleh seluruh kepala sekolah penerima revit tahun 2026, Kadis Pendidikan Bungo juga Kejari Bungo.
Kegiatan tersebut menjadi sorotan karena sosialisasi pendampingan baru digelar ketika sejumlah pekerjaan fisik disebut telah mencapai lebih dari 50 persen, bahkan ada yang telah mencapai 100 persen.
Di sisi lain, saat kegiatan sosialisasi berlangsung, pihak media disebut tidak diperkenankan meliput acara formal tersebut.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai waktu pelaksanaan pendampingan dan keterbukaan informasi kepada publik.
Publik tentu berharap pihak terkait memberikan penjelasan mengenai kapan pendampingan JAGA dimulai, progres masing-masing proyek, serta alasan media tidak diperkenankan melakukan peliputan.
Sementara Reza selaku Kasi Pidsus Kejari Bungo melalui sambungan pesan singkat WhatsApp saat di konfirmasi tidak memberikan tanggapan status pesan centang biru terbaca.
JurnalJambi.com masih berupaya meminta konfirmasi dari Kejari Bungo dan pihak terkait untuk memperoleh informasi yang berimbang.










