Bungo, jurnaljambi.com – Bupati Bungo menghadiri langsung kegiatan peringatan Hari Buruh Nasional Tahun 2026 yang digelar di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kebersamaan, dihadiri Ketua DPRD Bungo Muhammad Adani, SH , M.Kn, Unsur Forkompimda, para Kepala OPD, Para Pimpinan Bank, dan juga dihadiri para pekerja, serta tamu undangan lainnya.Senin, 25/5/26)

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo Ahmad Bisyri dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh tahun ini mengusung semangat kebersamaan dengan tagline “Satu Tekad Satu Tujuan, Mensejahterakan Seluruh Pekerja, Khususnya di Kabupaten Bungo, ; Buruh Sejahtera, Indonesia Kuat.”

Ia menjelaskan, dalam rangka Hari Buruh Nasional Tahun 2026 terdapat tiga kegiatan utama yang dilaksanakan, diantaranya penyerahan secara simbolis sebanyak 93 paket sembako kepada perwakilan pekerja, penyerahan santunan kematian kepada empat orang peserta BPJS Ketenagakerjaan, serta penyerahan CSR dari Bank BSI berupa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 100 pekerja di ekosistem bidang keagamaan seperti imam dan marbot masjid selama tujuh bulan.

“Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bungo juga sudah menganggarkan kurang lebih 6.000 peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ada juga peserta non APBD yang secara sadar mendaftarkan diri karena membutuhkan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Ahmad Bisyri.

Ia juga menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan pihak perbankan untuk memberikan subsidi bunga atas pinjaman dan KPR bagi para peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Bupati Bungo dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Buruh Tahun 2026 kepada seluruh pekerja di Kabupaten Bungo. Ia berharap para pekerja dapat terus meningkatkan semangat kerja, menjaga kekompakan serta menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Bupati juga mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan yang terus memberikan perlindungan dan perhatian terhadap kesejahteraan pekerja, termasuk pekerja sektor informal dan bidang keagamaan di Kabupaten Bungo.











Komentar