Bupati Bungo bersama Dinas PUPR Tinjau Langsung Jembatan Putus di Dusun Baru Pusat Jalo

Bungo, Jurnaljambi.com – Bupati Bungo Dedy Putra, SH, M.Kn bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bungo meninjau langsung kondisi jembatan yang putus di Dusun Baru Pusat Jalo, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo. Jum’at, (13/2/26)

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten Bungo terhadap laporan masyarakat terkait terputusnya akses penghubung utama warga akibat kerusakan jembatan. Kondisi ini diketahui sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama dalam mobilitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Bupati Bungo Hadiri Rakor Pelaksanaan Prowitra 2026 dan Penyerahan Alsintan, Pemkab Bungo Perkuat Ketahanan Pangan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bungo menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah penanganan darurat agar akses masyarakat dapat kembali normal.

“Kita tidak ingin masyarakat terlalu lama terdampak. Saya sudah minta Dinas PUPR untuk segera melakukan kajian teknis dan menyiapkan langkah percepatan perbaikan, termasuk kemungkinan pembangunan jembatan sementara,” tegas Bupati.

Baca Juga :  Waka Polda Jambi Tanam dan Panen Jagung Di kelompok Tani Perintis Dusun Suka Jaya Kabupaten Bungo

Dwi Herwindo, ST selaku Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bungo yang turut hadir menjelaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengukuran dan perencanaan teknis guna memastikan proses perbaikan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Sementara itu, masyarakat Dusun Baru Pusat Jalo yang langsung diwakilkan Kepala Desa atau Rio menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati Bungo bersama tim teknis di lokasi. Warga berharap perbaikan dapat segera direalisasikan agar aktivitas sehari-hari kembali lancar.

Baca Juga :  Bupati Bungo Resmi Buka Musrenbang RKPD 2027, Prioritaskan Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Pemerintah Kabupaten Bungo berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur demi menunjang konektivitas dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang menjadi akses vital perekonomian warga.