Bungo, Jurnaljambi.com – Kasus kematian dosen IAIK SS akhirnya terungkap, Kapolres Bungo Sebut Pelaku ini sifatnya “Ulet dan licik”, sementara Keluarga Korban Minta Hukum seberat beratnya hukuman mati untuk pelaku pembunuhan
Kematian dosen cantik memang menyita publik karena terduga pelaku pembunuh nya diketahui adalah merupakan seorang anggota polisi yang berdinas di polres Tebo dengan pangkat Bripda di satuan Paminal/Propam
Kasus ini terungkap saat Kapolres Bungo menggelar press realese di Mako polres Bungo dan juga didampingi wakil bupati Bungo Tri Wahyu hidayat
” Jenis Pelaku ini sifatnya ulet dan licik, kalau belum ada bukti dia pantang mengakui, walaupun kami tidak mengejar pengakuan daripada pelaku, dan pelaku ini berusaha menghilangkan jejak saat dilakukan penyelidikan. Tutur nya
Namun polisi tetap melakukan pengembangan lebih lanjut sambil menunggu hasil otopsi yang dilakukan oleh TIM di RSUD H Hanafie Bungo
Sementara Tri Wahyu Hidayat menghimbau kepada se.ua pihak untuk sama sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
” Kepala seluruh lapisan masyarakat terutama kepada para RT, RW, Datuk Rio atau lurah untuk mengaktifkan program siskamling atau jaga malam agar lebih peduli terhadap lingkungan nya 1×24 jam semoga lebih aman. ” Tegas nya
Terpisah pihak keluarga meminta kepada pihak kepolisian agar dapat menghukum pelaku dengan seberat berat nya hukuman mati.
” Kejahatan yang dilakukan pelaku sudah berlipat lipat, pembunuhan, pencurian dan pemerkosaan , semoga dihukum seberat beratnya dan hukuman mati lebih pantas. ” Harapnya










