Pemkab Bungo Melalui Disdikbud Gelar Rakor Implementasi Literasi Al-Qur’an untuk SD dan SMP

Bungo, Jurnaljambi.com — Pemerintah Kabupaten Bungo melalui dinas pendidikan dan kebudayaan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Literasi Al-Qur’an pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan bertempat di Aula Cempaka Bappeda Kabupaten Bungo. Kamis, (9/4/26)

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, SH., M.Kn, Asisten I Dedy Irawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo Ir. Hj. Anna Lukita, M.M, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bungo Herman, S.Ag, Rektor Universitas Muhammadiyah, Rektor IAI Yasni, serta unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muhammadiyah.

Baca Juga :  Wakil Bupati Bungo Ustd Tri Wahyu Hidayat Sambangi dan beri Santunan Korban Kebakaran di Air Gemuruh

Dalam sambutannya, Bupati Bungo H. Dedy Putra menegaskan pentingnya literasi Al-Qur’an sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, dan memiliki pemahaman keagamaan yang baik sejak dini. Ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi keagamaan dalam mengimplementasikan program tersebut secara optimal.

Baca Juga :  Kadis TPH Bun Bungo Muhammad Hasbi, S.P., M.SI Dampingi Dinas TPHP Provinsi Jambi Lakukan Verifikasi Alsintan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan bahwa program literasi Al-Qur’an ini akan diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, baik melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler, dengan tetap menyesuaikan kurikulum yang berlaku.

Baca Juga :  RSUD H. Hanafie Bungo Gelar Sunat Massal dalam Rangka Peringatan HUT HKN dan Arsada ke 25 Tahun

Rakor ini juga menjadi forum diskusi dan penyamaan persepsi antar pemangku kepentingan, guna merumuskan langkah strategis dalam penerapan literasi Al-Qur’an di sekolah-sekolah, sehingga dapat berjalan efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Bungo.