Seorang Siswa di Gugurkan Saat Seleksi Paskibraka karena Alasan Leter X Parah, Hasil Pemeriksaan Dokter Spesialis Tulang : “Kaki Lurus dan Normal”

Bungo, JurnalJambi.com – Beredar kabar di sosial media akun Facebook atas nama Farida Sadri yang kesal terhadap keputusan panitia karena telah menggunakan anak nya dalam seleksi paskibraka tahun 2025 ini.

Dalam cuitan nya di Facebook, akun Farida Sadri menuliskan kekecewaan nya terhadap panitia seleksi paskibraka. Karena telah mengatakan bahwa anak nya gugur seleksi karena kondisi kaki anak nya leter X parah.

” Alhamdulilah hasil pemeriksaan dari dokter spesialis tulang menyatakan anak bujang kakinyo lurus dan normal tidak ada sedikit pun leter X apalagi dinyatakan parah kok sampai hati yo panitia nyo mengeluarkan pernyataan seperti itu … mudahan tidak terjadi lagi dengan yg lain… cuit nya di akun resmi Facebook milik nya https://www.facebook.com/share/p/15QMJGTwst/

Baca Juga :  DPRD Bungo Gelar Rapat Paripurna dengan Agenda Strategis Tahun Anggaran 2026

Berbagai netizen berkomentar dalam cuitan tersebut ada yang mengatakan : ” kasih hasil dr dokter ke muko panitia tu yuk. jd jgn semena² ngomong.@hamdiah_hanifah , adalagi yang berkomentar “Tuntut panitianyo tu, bawa hasil pemeriksaan dokter.cuit @ihak_rais

Banyak lagi komentar netizen yang merasa geram dengan keputusan yang diambil panitia seleksi, ada juga yang berkomentar ” Kebanyakan mcm t yuk..yg pendek malah d Terimo. Cuit @lia_febriana , dan ” Pertanyokan ayuk…..asbun be…tau ndak org tu yg leter x tu keg ap…ap lag parahhh…..” @poetra_paiboe

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Bungo Rayakan Hari Pers Nasional Bersama Insan Pers

Dari berbagai komentar yang ada, tentu ini menjadi kekhawatiran para orang tua dan anak didik peserta seleksi paskibraka, karena bagi peserta yang di katakan layak tersingkirkan, sementara yang belum layak atau yang tidak memenuhi syarat justru di loloskan, ini ada apa…?

” Seleksi paskibraka perasaan makin tahun makin parah Bae, sepertinya kegiatan ini sudah di manfaat kan oleh oknum yang sengaja ingin mendapatkan keuntungan pribadi dari proses seleksi, biso dikatokan “daktik pelicin dak akan lolos”. Ucap kesal salah satu orang tua yang enggan disebut namanya

Baca Juga :  Wakil Bupati Bungo Ustd Tri Wahyu Hidayat Sambangi dan beri Santunan Korban Kebakaran di Air Gemuruh

Kabupaten harus berbenah diri, instansi terkait yang membidangi harus bertanggungjawab jangan tutup mata, jangan cederai semangat siswa yang harusnya layak menjadi anggota paskibra justru tersingkirkan karena ada kepentingan baik pribadi maupun kepentingan oknum pejabat atau titipan. Tutupnya

Sampai berita ini diterbitkan belum ada penjelasan resmi baik dari panitia ataupun dari dinas Kesbangpol, kuat dugaan ini sudah di kondisikan dari awal, karena ada dugaan banyak peserta titipan keluarga oknum pejabat maupun keluarga oknum panitia itu sendiri.