SMKN 6 Bungo Peringati Hari Kartini dengan Nuansa Pakaian Nasional dan Edukasi Sejarah

Bungo, Jurnaljambi.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, SMK Negeri 6 Bungo menggelar kegiatan penuh semangat kebangsaan dengan melibatkan seluruh siswa dan guru.

Peringatan Hari Kartini tahun ini berlangsung meriah dengan seluruh warga sekolah mengenakan berbagai pakaian nasional dari beragam daerah di Indonesia. Suasana sekolah pun tampak semarak dengan nuansa budaya yang kental, mencerminkan semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan.

Baca Juga :  Bupati Bungo Tinjau Stok dan Ketersediaan Bahan Pangan Jelang Ramadhan 1447 H

Tidak hanya mengenakan pakaian adat, kegiatan juga diisi dengan berbagai permainan edukatif. Para siswa mengikuti sesi tanya jawab yang dipandu oleh guru seputar sejarah dan perjuangan R.A. Kartini. Bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik, panitia memberikan hadiah hiburan sebagai bentuk apresiasi.

Baca Juga :  Sulit diberantas dan APH tutup mata, Forum Ilegal Diduga Pungut Setoran dari PETI “Lubang Tikus” di Limbur Lubuk Mengkuang

Selain itu, pihak sekolah juga memberikan penghargaan kepada guru dan siswa dengan penampilan pakaian nasional terbaik yang dinilai paling sesuai dengan semangat peringatan Hari Kartini.

Kepala SMKN 6 Bungo, M. Gasim, S.ST., M.Kom, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta mengenang jasa-jasa R.A. Kartini sebagai pelopor kebangkitan perempuan Indonesia.

Baca Juga :  Mogok Kerja Tuntut Kenaikan Upah, Petugas Kebersihan RSUD H. Hanafie Lakukan Aksi ke Dinas Nakerstrans hingga DPRD Bungo

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai perjuangan Kartini kepada para siswa, sekaligus memperkuat karakter dan rasa nasionalisme generasi muda,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami sejarah, tetapi juga mampu meneladani semangat perjuangan Kartini dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesetaraan.